Pendekatan Matematika Realistik (PMR) Untuk Meningkatkan Kemampuan Berfikir Siswa di Tingkat Sekolah Dasar


Oleh: Evi Soviawati
Jurnal UPI Edisi Khusus No. 2, Agustus 2011

Sekilas:
Mata pelajaran Matematika perlu diberikan kepada semua peserta didik mulai dari sekolah
dasar untuk membekali peserta didik dengan kemampuan berpikir logis, analitis, sistematis,
kritis, dan kreatif, serta kemampuan bekerjasama. Secara umum pendekatan pengajaran
matematika di Indonesia masih menggunakan pendekatan tradisional atau mekanistik yang
menekankan proses 'drill and practice', sehingga siswa dilatih mengerjakan soal seperti
mekanik atau mesin; selain itu, penilaian yang dilakukan lebih menekankan pada penilaian
akhir (hasil belajar) dan kurang memperhatikan proses, sehingga pembelajaran matematika
kurang bermakna; lebih mengutamakan hafalan daripada pengertian. Selain itu, proses
pembelajaran cenderung tektbook dan kurang terkait dengan kehidupan sehari-hari, akibatnya,
siswa kurang menghayati atau memahami konsep-konsep matematika, dan siswa mengalami
kesulitan untuk mengaplikasikan matematika dalam kehidupan sehari-hari. Faktor lain yang
harus diperhatikan dalam proses pembelajaran matematika ialah bahwa tahap perkembangan
berfikir siswa tingkat SD belum formal atau masih konkrit, sementara salah satu karakteristik
matematika adalah mempunyai objek yang bersifat abstrak.

Untuk artikel lengkapnya dapat Anda unduh di sini
 
Unduh Matematiga

Comments